Mid pleasures and palaces,
though we may roam
Be it is ever so humble,
there is no place like
home …
Penggalan lirik lagu Home
Sweet Home yang menggambarkan indahnya keluarga yang bahagia ini selalu sukses
menghadirkan kesan sentimental. Lirik tersebut seolah mengingatkan bahwa
bagaimanapun kondisinya, rumah selalu menjadi tempat terbaik untuk kembali.
Home Sweet Home
tidak hanya merujuk pada rumah sebagai bangunan fisik. Lebih dari itu, rumah
dalam penggalan lirik tersebut memiliki makna yang lebih luas. Rumah sebagai
tempat orang-orang tercinta berkumpul, dipenuhi canda tawa, orang tua yang penuh
kasih, dan anak-anak yang merasakan keamanan dan kenyamanan.
Tapi apakah kamu pernah
bertanya-tanya mengapa home sweet home bukannya house sweet house?
Bukannya artinya sama-sama “rumah” ya? Well, meskipun keduanya memiliki
arti yang sama dan seringkali digunakan secara bergantian, kedua kata tersebut
sebenarnya memiliki makna berbeda. Sangat penting mengetahui perbedaan konsep home
dan house tersebut agar kamu bisa menggunakannya dalam konteks grammatical,
sosial, dan budaya yang benar.
Home
dan House: Dari Mana Asal Kata Tersebut?
Meskipun home dan house
lebih dikenal sebagai bagian dari kosa kata Bahasa Inggris, kedua kata tersebut
sebenarnya berasal dari Bahasa Jerman Kuno. House dalam Bahasa Jerman
Kuno adalah hus. Seiring berjalannya waktu, kata tersebut diadopsi oleh Bahasa
Inggris Modern menjadi house. Baik dalam versi modern maupun kuno, house
dan hus memiliki arti yang sama, rumah.
Sementara itu, ham
merupakan kata dalam Bahasa Jerman Kuno yang menjadi asal usul kata home.
Seperti halnya hus, ham juga berarti tempat berlindung atau
tempat tinggal. Bedanya, ham memiliki makna yang semakin abstrak dan
luas jika dibandingkan dengan hus seiring dengan perkembangan waktu.
Home vs
House: Apa Bedanya?
Seperti yang telah
disebutkan sebelumnya, kata home dalam perkembangannya memiliki makna
yang lebih luas. Home dalam Bahasa Inggris Modern merujuk pada tempat
dimana seseorang merasakan ikatan psikologis. Dengan kata lain, home lebih
berkaitan dengan konsep subjektif dan emosional dibandingkan fisik.
Kata home akan
lebih cocok digunakan dalam konteks tempat yang membuat seseorang merasakan kenyamanan,
keamanan, ketenangan, dan bisa menjadi diri sendiri sepenuhnya. Penggunaan kata
home dan house juga sedikit berbeda antara American English dan
British English.
Dalam American English,
kata home juga digunakan dalam konteks jual beli properti. Contoh yang
paling umum dari konteks ini adalah “home for sale”. Kamu akan sering menemukannya dalam iklan-iklan
penjualan rumah di film-film produksi Amerika. Sementara dalam British English,
konteks penjualan properti pada umumnya menggunakan kata house.
Jika home memiliki
makna yang lebih abstrak, house memiliki arti yang lebih jelas. House
sendiri digunakan untuk kata yang merujuk pada rumah dalam bentuk struktur
bangunan atau fisiknya sebagai tempat tinggal. Struktur fisik yang dimaksud
disini bisa bangunan yang terbuat dari kayu, semen, bata, atau material lain. Tidak
hanya itu, kata house juga bisa merujuk pada bangunan apartemen, pondok,
atau rumah jenis lainnya.
Dengan kata lain, house
digunakan untuk menyebut bangunan dimana seseorang tinggal. House tidak
akan menjadi home jika tempat yang ditinggali tidak membuat seseorang
merasa nyaman, aman, dan tenang. Selain merujuk pada bangunan fisik, house
juga biasa digunakan dalam konteks institusi. Salah satu contoh dari konteks
ini adalah “Parliament House” atau “Gedung Parlemen.”
Contoh Kalimat Menggunakan
Home dan House
Untuk memperjelas penggunaan
kata home dan house sesuai dengan konteks, berikut beberapa
contoh kalimat yang bisa dipelajari.
- ·
Home
1. I just moved to this city and feel at home here.
2. It feels like a home.
3. I need to go home after this stressful day.
4. She left her home country to find a better life.
- · House
1. The Parliament House is closed this week due to recess.
2. I clean my house every morning.
3. They have the biggest house in the city.
4. She bought this house from a real estate agent.
Bagaimana, apakah uraian dan contoh-contoh di atas membuat makna home dan house menjadi
lebih jelas? Jika diperhatikan lebih jauh, ternyata ada banyak contoh situasi
dimana kedua kata tersebut digunakan secara berbeda dalam kehidupan
sehari-hari. Memahami perbedaan konsep home dan house bisa meminimalisir
kekeliruan dalam percakapan Bahasa Inggris dan menjadikan komunikasi lebih
efektif.

.png)
4 Comments
thank you, kakk. jadi belajar bahasa inggris lagiii yeayy
ReplyDeleteKalau house itu lebih ke bangunan fisiknya ya, he he benar atau tidak kak?
ReplyDeleteSukaa deh Kakkk ada sisipan edukasinya
ReplyDeleteJadi tau arti home dan house. Thank you, kak winda
ReplyDelete