Membicarakan tentang mimpi rasanya tidak akan pernah ada habisnya, setidaknya bagi saya. Selalu ada mimpi baru dan hal-hal baru yang ingin saya lakukan jika ada kesempatan. Kesempatan yang saya maksud disini tidak hanya masalah waktu tapi juga kesehatan dan uang. Ya, uang. Karena sepertinya saya akan memerlukan banyak uang untuk mewujudkan mimpi-mimpi tersebut.
Diantara sekian banyak impian yang saya miliki, berlibur ke Eropa selama 2 bulan adalah salah satu yang paling saya inginkan. Tentu saja saya memiliki alasan mengapa Eropa – setidaknya bagi saya – merupakan pilihan yang lebih bagus jika dibandingkan dengan benua lain.
Sebagai seseorang yang lahir dan besar di Asia tentunya saya sudah sangat terbiasa dengan iklim tropis. Saya sering membayangkan betapa menyenangkan menghabiskan waktu berjalan-jalan di atas tanah bersalju. Terkadang saya juga memimpikan tentang pepohonan dengan warna daunnya yang cantik di musim gugur.
Akan tetapi godaan menikmati 4 musim bukan satu-satunya daya tarik Eropa di mata saya. Benua itu menjadi impian karena sebagian besar negara disana dibatasi oleh daratan. Saya ingin merasakan sensasi melakukan perjalanan dari Belanda ke Perancis dengan menumpang bus yang melewati Belgia dan Luxemburg. Bayangkan saja, kita tidak perlu melulu naik pesawat untuk bisa memasuki negara lain di Eropa.
Well, let’s get back to the topic. Kenapa saya menginginkan 2 bulan tur ke Eropa? Karena menurut saya itu merupakan waktu yang paling ideal. Mengingat di Eropa ada sekitar 50 negara, 2 bulan akan memberikan saya cukup waktu untuk mengunjungi berbagai tempat menarik di sana. Tentu saya tidak akan mendatangi semua negara di benua itu melainkan hanya memilih beberapa saja.
Alasannya? Anggap saja saya ingin menghabiskan waktu 2 hari di setiap negara. Jika ada 50 negara, saya akan membutuhkan paling tidak 100 hari atau 3 bulan lebih untuk bisa tinggal di negara-negara tersebut dengan durasi waktu yang sama. Tentunya waktu 2 bulan masih kurang bukan? Saya tidak akan puas mengunjungi negara yang sudah lama ada dalam bucket list hanya dalam waktu yang singkat. Quality over quantity!
Jadi setidaknya saya ingin menghabiskan 7 hari di setiap negara yang sudah saya pilih. Saya ingin menjelajahi highlands di Skotlandia setiap pagi dengan memakai Wellington boot. Jika berjalan kaki sudah terlalu biasa, saya akan menikmati Skotlandia dengan cara lebih epik.
Ya, saya akan memilih menggunakan Jacobite Train atau yang lebih dikenal dengan Hogwarts Express. Bagaimanapun juga, saya adalah seorang hopeless Potterhead dan selalu mengulang kalimat “I’d rather be at Hogwarts” di kepala setiap kali merasa kewalahan akan suatu hal. Kemudian Edinburgh akan menjadi tujuan saya selanjutnya.
Berikutnya saya akan ke Inggris dan mengunjungi berbagai tempat ikonik negara itu. Buckingham Palace, London Bridge, Windsor Castle, dan Warner Bros Studio adalah beberapa destinasi yang tidak akan saya lewatkan. Tidak ketinggalan Museum Madame Tussauds London untuk sekedar memuaskan ego saya berfoto dengan orang-orang yang mungkin tidak akan pernah saya temui dalam hidup. Menonton pertandingan Manchester United secara langsung di Old Trafford juga pastinya akan masuk dalam agenda.
Hal yang ingin saya lakukan selanjutnya yaitu menyeberangi Selat Channel di Inggris dengan menggunakan kereta bawah laut menuju Perancis. Arc de Triomphe, Champ de Elysee, dan Versailles Palace akan masuk dalam daftar destinasi yang akan saya kunjungi. Pasti rasanya juga menyenangkan berjalan menelusuri galeri-galeri lukisan di Musee du Louvre sambil membayangkan diri saya sebagai Robert Langdon yang sedang mencoba menemukan rahasia dibalik senyuman Monalisa yang misterius.
Saya juga tidak akan melewatkan kesempatan mengambil foto saat sedang berdiri di antara garis putih dengan satu kaki saya di Belgia dan kaki lainnya di Belanda. Berikutnya, saya akan jogging mengitari Szoborpark seolah sedang berlari santai mengelilingi 3 negara sekaligus. Ya, taman unik ini menjadi perbatasan 3 negara Eropa yaitu Austria, Hungaria, dan Slovakia.
Selain itu, saya akan menghabiskan hari-hari di Praha dengan berjalan-jalan di sepanjang Charles Bridge atau menikmati secangkir kopi panas dan kue khas lokal di tepi Sungai Vltava. Jerman, Skandinavia, Yunani, Spanyol, dan Itali juga akan menjadi destinasi pilihan saya selama berlibur di Eropa. I’ll keep dreaming it till I make it.

.png)
2 Comments
Insyaallah terwujud Kak.. Jangan lupa beli tiket trainnya jauh2 hari, dan sempatkan strolling around Edinburgh dan Glasgow ya kak.
ReplyDeletesemoga bisa kesana ya kak,, amin.
ReplyDelete