Apa yang akan kamu lakukan jika mendadak mendapat uang 5 miliar? Liburan keliling dunia, beli rumah, investasi, atau disimpan saja uangnya di bank? Apapun yang kamu pilih, pastikan sudah memikirkannya baik-baik dan tidak membuat keputusan saat masih dalam euforia. Kesalahan dalam mengelola keuangan dapat berdampak pada kondisi finansial kamu di masa depan. Lakukan hal-hal berikut agar rejeki nomplok yang kamu dapatkan tidak habis sia-sia.

You Only Live Once?

Prinsip Y-O-L-O atau You Only Live Once kerap menjadi sebab dari berbagai masalah keuangan. Prinsip yang mendorong seseorang melakukan tindakan impulsif dalam menggunakan uang ini didasarkan pada paham bahwa kita hanya hidup sekali. Oleh karenanya menghabiskan uang yang didapat untuk bersenang-senang dianggap sebagai hal wajar. Benar bahwa manusia hidup sekali, tapi jangan sampai lupa jika kita tidak hanya hidup hari ini saja.

Lunasi Pinjaman

Sebelum melakukan hal lain, pastikan melunasi dulu semua hutang yang tersisa. Karena sesungguhnya uang kita yang sebenarnya adalah uang setelah dikurangi hutang. Pinjaman yang tidak segera dilunasi juga dapat mempengaruhi skor kredit, menyebabkan bunga menumpuk, dan merusak cash flow. Belum lagi hubungan personal yang rusak gara-gara hutang. Biar bisa tidur nyenyak, segera lunasi hutangmu begitu ada uang ya!

Merintis Usaha

Keamanan finansial dibutuhkan untuk antisipasi sebelum memasuki usia yang tidak produktif lagi. Selagi tubuh masih sehat, gunakan uang yang kamu dapat untuk merintis usaha dan mengamankan masa tua. Selain mendapatkan dana tambahan di usia produktif, kondisi finansial di masa tuamu juga akan terjamin.

Investasi

Jangan lupa investasi saat mendapatkan uang kaget. Selain uang yang kamu dapat tidak habis percuma, jumlahnya juga akan semakin bertambah. Tapi pastikan berhati-hati memilih tempat untuk investasi dan jangan mudah tergiur dengan pengembalian modal yang besar dalam waktu singkat. Teliti dengan baik lembaga investasi yang akan dipilih sebelum menanamkan modal disana.

Ada baiknya melakukan investasi jangka pendek antara 3 bulan sampai 1 tahun dengan tingkat resiko rendah sebagai permulaan. Jika sudah memiliki pengalaman yang cukup dan pemahaman lebih, kamu bisa beralih ke investasi jangka menengah. Investasi jenis ini umumnya berkisar 1 sampai 5 tahun. Sementara itu, investasi jangka panjang berlaku minimal 5 tahun dan tanpa batas waktu. Kamu bisa melakukan investasi ini sebagai persiapan masa tua.

Deposito Jangka Pendek

Jika kamu memiliki rencana untuk direalisasikan dalam waktu yang tidak terlalu lama, deposito jangka pendek akan menjadi pilihan yang cocok. Dengan membuka deposito, kamu bisa menghindari pemakaian uang untuk kebutuhan yang tidak penting. Selain itu, deposito juga biasanya menawarkan bunga yang cukup tinggi.

Menyiapkan Dana Darurat

Jumlah dana yang disimpan untuk keperluan darurat sebaiknya minimal 3 kali pendapatan bulanan kamu. Sesuai namanya, dana darurat hanya digunakan dalam kondisi emergency yang tidak diduga sebelumnya seperti adanya musibah. Dengan adanya dana ini, kondisi finansialmu tidak akan terpuruk jika ada hal buruk yang tidak terprediksi terjadi.